3 cara kaya ala nabi


Pada zaman dahulu. Uang sudah ada. Jika pun peradaban nusantara zaman dulu belum mengenal uang. Namun tetap saja ada alat tukar yang dijadikan sebagai "uang" pada masanya

Secara sederhana. Semakin banyak orang memiliki uang ataupun yang diuangkan. Seperti kendaraan asset dan properti. Maka orang tersebut dinyatakan kaya. Bahkan ditambah raya jika uang dan hartanya lebih banyak lagi.

Maukah kita kaya??
Jawabannya ada dalam hati masing2. Tapi jika pertanyaannya diubah.

Haruskah kita kaya??


  1. Maka jawabannya. Selama kekayaan itu membawa pada kemaslahatan. Maka itu wajib. Tapi .. jika kekayaan itu membawa kepada kemadhoratan. Maka kekayaan tadi harus diubah untuk kemanfaatan.

Jadi.. tetap saja yang namanya kaya itu harus.

Seandainya kekayaan itu dilarang agama. Mana mungkin nabi2 zaman dulu kaya. Padahal banyak kita tahu dari sejarah akan kekayaan nabi2 zaman dulu.

Ada tiga cara untuk menjadi kaya.. ala nabi2 zaman dulu

1.  Dengan menjadi raja
Nabi sulaiman adalah orang kaya. Beliau bahkan dikisahkan memiliki istri sampai 999 orang. Dan istri terakhir beliau yaitu ratu bilqis yang melengkapi daftar istri nabi sulaiman yang ke 1000

Bisakah kita punya istri 1000. Sepertinya.. jangankan 1000 istri .. yang punya dua aja ribut mulu.. hehe

Nah.. nabi sulaiman menjadi raja. Beliau kaya. Beliau kaya karena menjadi raja.

Bisakah kita menjadi raja?? Tentu tidak.

2. Dengan menjadi menteri
Dikisahkan seorang anak kecil yang dipungut dr dalam sumur yg kering. Kemudian dibawa ke kota yg megah bernama mesir. Ia dijual belikan laksana barang. Hingga dibeli dan menjadi pelayan raja. Dengan berbagai kearifan dan kebijaksanaan yang ia miliki. Akhirnya ia diangkat menjadi menteri. Ia adalah nabi Yusuf.

Kaya karena menjadi menteri. Menjadi menteri dulu.. jadi kaya kemudian.

Biasakah kita menjadi menteri dan memcontoh nabi Yusuf??

3. Dengan berbisnis
Inilah ajaran riil.. dari nabi mulia Muhammad SAW. Beliau kaya dengan berbisnis ekspor impor dr mekah ke syam. Kemudian kekayaan beliau berlipat setelah menikah dengan pengisaha kaya bernama khodijah.

Itulah cara kaya yang bisa kita kakukan. Kita berbisnis dg jujur.. amanah.. rendah hati.. sopan.. sehingga semakin banyak kawan dan investor.. kemudian mengikat kekayaan dg menikah. Subhanalloh sungguh mulia nabi Muhammad. Sehingga ajaran tata cara kaya pun beliau selipkan dalam perjalanan hiduo beliau untuk dijadikan oedoman kita. Umatnya..

Apa mungkin kita mengikuti pedoman nabi Sulaiman?? Jadi raja. Atau nabi Yusuf yang menjadi menteri??
Sudahlah.. jadi lah kaya.. dg berpedoman pada akhlaq mulia nabi brsar Muhammad SAW. Mudah mudahan kita dipantaskan.
Amiin.

Comments